Home Top Ad

Kontroversi “Goyang Penggemar” Bu Guru Salsa di TV One: Sensitivitas Media Dipertanyakan

 


Heboh! Judul poster wawancara Bu Guru Salsa di TV One menuai kecaman netizen karena dianggap tidak pantas dan tidak menghargai dunia pendidikan. Simak kronologi kasus Bu Guru Salsa dan sorotan terhadap peran media.


Media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan sosok kontroversial Bu Guru Salsa, yang belakangan menjadi perbincangan panas akibat skandal pribadinya yang mencuat ke publik. Namanya kembali mencuat setelah stasiun televisi TV One mengundangnya dalam sebuah program wawancara eksklusif.


Namun, bukan isi wawancaranya yang menjadi perhatian utama netizen, melainkan judul poster promosi acara tersebut yang dianggap tidak pantas. Dalam poster tersebut tertulis “Wawancara Eksklusif Bu Guru Salsa Siap ‘Goyang’ Penggemar.”


Judul itu langsung menuai kritik keras dari warganet karena dinilai tidak sensitif, memperburuk citra dunia pendidikan, dan dianggap memberi panggung pada figur yang seharusnya tidak diangkat kembali ke ruang publik. Berbagai komentar bernada kecewa pun membanjiri unggahan poster tersebut seperti dilansir dari Lambeturah.


“Please, Indonesia harus mulai terapkan cancel culture,” tulis salah satu netizen.


“Emang udah habis orang-orang yang berprestasi?” sindir yang lain.


“Kerjanya KPI apa ya? Kok yang begini bisa lolos izin?” tambah komentar lainnya.


“Stop membicarakan ibu satu ini. Beliau sudah tidak relevan dan tidak layak mendapatkan tempat di dunia pendidikan,” tulis komentar panjang yang mendapat banyak dukungan.


Banyak warganet juga menyayangkan keputusan media arus utama yang dianggap justru memberi ruang kepada tokoh yang dinilai tidak memberi kontribusi positif, terutama bagi generasi muda. Namun satu hal yang pasti, publik kini semakin kritis terhadap konten yang disajikan media, khususnya ketika menyangkut sosok yang memiliki latar belakang di dunia pendidikan dan menyentuh aspek etika publik.